Asiknya Main Skateboard di Jantung Kota Jakarta


Jakarta terus bersolek, terlihat dari sarana transportasi umum kian memadai, saling terintegrasi, fasilitas bagi pejalan kaki, jembatan penyebrangan orang, sampai ruang terbuka hijau untuk masyarakat.

Mass Rapid  Transport ( MRT ) yang sudah beroperasi sekitar enam bulan lalu contohnya, jalan jalan protokol sepanjang Sudirman, Bundaran Hotel Indonesia sampai Thamrin, suasana jalan raya ini jauh berbeda dengan sebelumnya terkesan lebih modern, artistik dan menawan mata.

Begitu pula dengan jembatan penyebrangan orang (JPO) sejak di revitaliasasi tak hanya sebagai sarana jalan umum kini JPO menjadi  spot foto yang instagramable. Sayangnya JPO yang direvitalisasi masih terbatas di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Dukuh Atas, Polda Metro Jaya, Gelora Bung Karno dan Bundaran Senayan.

Source: https://jakarta.go.id/artikel

Tergiur berswafoto di spot instagramable tersebut, saya pun mengajak keluarga  ke kawasan car free day  pada akhir pekan. Euforia suasana jalan di bundaran HI, Stasiun MRT Dukuh Atas dan sepanjang jalan Sudirman, Thamrin bertebar di media sosial, menggambarkan  Jakarta rasa Singapura atau Jepang.

Saya mempercepat langkah menuju spot foto pertama, stasiun MRT dukuh atas, sampai lupa kalau membawa anak balita, Kei pun bertanya "dimana main bolanya Pah, kok jauh banget" , tak memyadari bahwa tujuan CFD Kali ini adalah berburu spot foto bukan olahraga. Tak lupa properti foto, bola dan skateboard Kami bawa.

Menuju stasiun MRT dukuh atas, Kami menuruni anak tangga dari ruas jalan MH Thamrin, sebelum UOB Plaza, sisi kiri jalan jika dari arah Sudirman. Ternyata Memang keren, Setelah 2 tahun tak menginjakan kaki disana,  Saya terpukau karena disulap menjadi pemandangan yang modern.

Kei pun bermain bola sambil menunggu mama yang berswafoto. Tak lama Kei beralih ke skateboard sang papah.  Tertangkap  petugas keamanan sedang bermain skateboard, Kami diimbau untuk bermain pada tempatnya, yaitu diseberang jalan dukuh atas.

Mural stasiun MRT Dukuh Atas : remahkata.id


Kami dan  beberapa remaja lainnya bergegas bubar, menuju ke area skatepark.
Ternyata skatepark yang  terletak di jalan Jendral Sudirman, belum lama dibangun namanya Dukuh Atas Skatepark.
Taman bermain papan luncur ini lebih eye catcing karena berada di tengah tengah lingkungan perkantoran tepatnya bersebelahan dengan gedung indocement. lokasinya berdekatan dengan halte transjakarta halimun ketika bus trans itu masih berwajah oranye. Tak hanya pecinta skateboard,  penyuka BMX pun bisa menggunakan arena ini.

Dukuh Atas skatepark , source: remahkata.id

Dukuh Atas skatepark , source: remahkata.id

Dukuh Atas skatepark , source: remahkata.id

Kei bermain Skate


Selain di dukuh Atas,  ada beberapa skate park dijakarta, baik yang berbayar maupun tidak, seperti ;

Skate park RTH Kalijodo, bersampingan persis dengan RPTRA kalijodo, skatepark ini satu satunya yang terluas dan tak berbayar di Jakarta. Arena bermain skate warisan Bapak Ahok ini tak lagi jadi primadona sejak  beberapa fasilitasnya mulai rusak, seperti semen lantai datar yang mulai lepas. sangat disayangkan padahal menurut beberapa anggota komunitas skate yg pernah bermain disana, park kalijodo memiliki desain dan ukuran yang sesuai dengan standar internasional .

Puink skate park, arena skateboard milik puink skate shop ini berada di jalan budi mulia , pademanagan barat jakarta utara.

Twillo skatepark berada di jakarta selatan tepatnya di kemang II no 37.

Skatepark FO Slipi, berada persis dibawah jalan layang slipi petamburan , taman bermain skateboard ini dibangun pada masa pemerintahan provinsi yang menjabat saat ini. Sama seperti skatepark Dukuh Atas.


Namun sayang arena skate ini tidak proporsional , menurut salah seorang  pecinta olahraga papan luncur ini yang notabene Ayah dari anak saya. Terlihat pada gambar track yang terlalu curam dan saling berdekatan .


Pembangunan taman skate yang katanya  mendapat anggaran besar ini, tidak membawa pihak komunitas sebagai partner konsultan, sehingga banyak jenis track dan ukuran yang tidak sesuai dengan seharusnya.
Saat Anak saya  mencoba langsung  bermain disana  banyak fasilitas yang rusak, seperti lantai datarnya semen semen terlepas dan berlubang, padahal usianya baru seumur jagung 😉.



Walau Begitu, setidaknya jiwa jiwa muda yang haus akan kreatifitas, bermain, berkomunitas, berkreasi mendapat wadah dari taman taman skate ini.

Sangat disayangkan kawasan car free day (CFD) kini tak seramah dulu ketika pemerintahan sebelumnya menjabat. Sebagian besar ruas jalan terpakai oleh pedagang yang menjajakan dagangannya. Belum lagi atis jalanan Yang berusaha menghibur para pengunjung. Bukan menjadi arena olahraga sehari alih alih menjadi pasar kaget dan pasar tumpah sehari.

Akhir cerita, seperti  pada umumnya  keinginan Ibu berada di posisi kedua demi keinginan anak. Kesempatan berswafoto di JPO yang instagramable itu pun tertunda  lagi karena waktu menemani sikecil bermain skateboard di skatepark Dukuh Atas, menjadi prioritas.

#skatepark
#skateboard
#lifestyle
#youth


Semoga bermanfaat
Salam J