Menikmati Hari Tua Dengan Perencanaan Dana Yang Tepat.

Di suatu sore yang oranye, roda sepeda motor kami berputar santai. Entah kenapa tiba tiba pikiran saya melambung ke masa 10 tahun yang akan datang. Akan jadi seperti apakah kami?. Apakah  kami masih bersam-sama?, apakah kita akan menghabiskan senja bersama?, atau Dia sendiri tanpaku.

“Bee, kalau nanti kamu sudah tidak bekerja di kantor, apa yang akan kamu lakukan?”, tanyaku padanya.
“Apa Kita jualan sembako seperti Ibu? atau jualan baju online?”.

Sejenak hening.
“Lihat saja nanti, belum tentu umur kita sampai”, begitu jawabnya dengan santuy .
Memang, kalau bicara umur hidup manusia  ya jelas diluar kendali saya. Dipastikan, hanya Sang Penciptalah yang  paham rahasia umur mahluknya.  Tapi kita sebagai  manusia yang telah diberi kesempatan hidup harus mempergunakan sebaik-baiknya, merencanakan tiap langkahnya, berusaha semaksimal mungkin, setelah itu tinggal lihat hasil akhirnya.

Curhit sedikit yah, maksud saya tuh gini lho, Mbok ya direncanakan jauh-jauh hari sekiranya nanti sudah pensiun mau beraktivitas apa? berdagangkah, jadi motivatorkah, atau pelatih skateboard mungkin. Kalau Saya ditanya sih, pinginnya jadi juragan kontrakan rumah tapi kayaknya jauh deh sekarang aja masih ngontrak ane 😁.

Kalaupun tidak ingin melakukan semua itu, hanya ingin menikmati hari tua, ya sah sah saja tapi tetap butuh dana untuk kehidupan sehari-hari kan? Nah, dana sehari hari ini dari mana datangnya?.

Mengapa Dana Pensiun?
Saya sebagai istri yang bekerja dirumah, ada kalanya saya mendapat penghasilan, ada kalanya tidak sama sekali, nominal setiap bulannya sudah pasti berbeda-beda.  Hal ini menyebabkan Saya mengandalkan penghasilan suami dari gaji tetapnya.

Apa yang akan terjadi  jika sumber penghasilan tetap ini terhenti ?, dengan kata lain sudah memasuki umur pensiun, 60 tahun artinya harus berhenti bekerja.

Pada umumnya tujuan orang bekerja adalah menafkahi atau menghidupi keluarga, menggapai mimpi dan keinginan, untuk kesejahteraan hari tua.

menurut saya, idealnya setiap Individu harus memiliki dana pensiun atau jaminan hari tua,  sedinini mungkin terlepas dari ketidakpastian umur dan bidang profesi.

Begitu seseorang memasuki dunia kerja nah sebaiknya langsung deh buat perencanaam tabungan hari tua, dana pensiun dan lainnya. Semakin kecil umur Kita maka nominal premi pun kecil

Karena di usia yang tidak lagi produktif, sudah saatnya menikmati hasil kerja keras di masa lampau. Menikmati hidup dengan menjalani hal hal Yang disukai dan kegiatan yang berbau kerohanian.
Inilah Mengapa Dana pensiun penting.


Justru diumur suami Saya saat ini yang memasuki siaga 1, sudah terlambat untuk mulai merencanakan masa pensiun.
Tapi ya dari pada tidak, lebih baik terlambat.
Mahalnya biaya pengobatan, serta meningkatnya biaya perawatan di usia senja, tabungan hari tua juga harus semakin meningkat. Pikirkan hal-hal berikut ini untuk menjamin hari tua yang sejahtera:

Ialah sequis life yang menawarkan pilihan produk dengan menyesuaikan kemampuan Kita. 

Sequis membantu menyiapkan masa pensiun dengan Asuransi Retirement Life Plan yang memiliki manfaat Uang Pertanggungan bagi Tertanggung dan keluarga berdasarkan plan yang dipilih.







Sequis adalah identitas utama perusahaan yang menaungi PT Asuransi Jiwa Sequis Life.
Memasarkan produk asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi berbasis investasi individu.
PT Asuransi Jiwa Sequis Financial yang memasarkan produk asuransi jiwa dan kesehatan individu, melalui bank dan non-bank Partnership Distribution juga Telemarketing.
PT Asuransi Jiwa Sequis Life telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
No. Izin Usaha: Kep-106/KM.13/1992