Tempat Yang Wajib Dikunjungi di Parakan Dan Sekitarnya

by - 7.1.20


Tak se-famous Jogja dan Solo, Kota Parakan dikenal segelintir orang saja. Kota kecil yang terletak dilereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing ini adalah salah satu kecamatan di kabupaten Temanggung propinsi Jawa Tengah.

Jalan Diponegoro Parakan
Jarak tempuh ke Parakan dari Jogja menggunakan mobil sekitar 2-3 jam perjalanan. Parakan dilintasi jalur dari Wonosobo ke Yogyakarta / Semarang dan Yogyakarta ke Jalur Pantura atau Jakarta. Hal ini membuatnya jarang terlihat sepi dari lalu lalang bus, mobil travel dan kendaraan motor lainnya.

Bertepatan musim liburan kemarin , saya dan keluarga berkesempatan menghadiri undangan pernikahan saudara di banjarnegara, Jawa Tengah. Kesempatan ini kami manfaatkan untuk pulang ke kampung halaman, Parakan. 

Seperti biasa saat berada di Parakan sebisa mungkin dimanfaatkan untuk melepas rindu akan Keluarga dan kuliner yang tidak tersedia di Jakarta. Ada yang berbeda kali ini karena berhawa liburan jadi Kami pun mampir ketempat yang bisa memanjakan Mata Dan melepas penat.

Berikut tempat yang rekomen untuk dikunjungi saat berada di Parakan.

Pasar Entho , bagi suami dan kakak ipar, pasar ini adalah tempat nostalgia kuliner masa kecil. Karena beberapa makanan memang hanya ada disini. Dulunya pasar ini ramai pedagang sayur mayur, ikan, ayam sampai masakan matang, layaknya pasar kaget. Seiring pergeseran jaman, pasar ini hanya dipenuhi penjual makanan dan kudapan, karena pasar tradisional sudah direlokasi ke pasar semi modern, yaitu Pasar Legi.

Jalan Masuk Pasar Entho




Terletak di gang kecil, pasar entho ramai di waktu waktu pemudik datang. Yang khas disana ada dawet hangat, seperti cendol dan dawet pada umumnya disajikan dengan kuah santan dan gula aren. Dawet terbuat Dari tepung beras berwarna putih dan disajikan selagi hangat.

Sego kluban, Sego abang (merah), Sego jagung dicampur dengan sayur semacam urap, tempe tahu bacem, tempong, ikan teri dan perkedel.

Sego abang

Penjual Sego Kluban
Ada pula gudeg gurih, berbeda dengan gudeg yogya, gudeg di daerah ini manis tapi gurih.

Kudapan manis khas parakan wehku namanya seperti bapau namun rotinya dikukus namun teksturenya lebih padat, dengan isian coklat, kacang hijau, nanas.
Jenang dan cetil (sejenis cenil) pun ada.

Penjual cetil dan jenang 
Tempe Kemul tempe bersalut tepung yang digoreng atau semacam mendoan gaya Parakan. Dan banyak lagi.

Rumah makan Bu carik
Sudah jadi langganan kalau pulang ke kota ini harus mampir di warung makan Ibu Carik. Warung makan legendaris di Parakan, modelnya seperti warteg menyediakan beragam lauk pauk. Ada brongkos ayam, brongkos daging, coan coan, pecel sayur, telur masak santan, aneka gorengan,  empal , paru dan masakan lainnya khas parakan.





Restoran Pesona  ikan Mas
Hari berikutnya, memenuhi keinginan ibu yang rindu menikmati hidangan ikan bakar, kami pun melancong ke Temanggung, perjalanan mobil sekitar 30-40 menit.
Restoran Pesona  ikan Mas, namanya, terletak sekitar 500 meter dari Pikatan water park. Menu andalan adalah ikan bakar kecap cabe hijau, nilai rasa ada angka 8 dari 10, tempe mendoan, cah kangkung  dan menu pada umumnya di restoran seafood. 

Berswafoto di kawasan pecinan parakan
Walau tak banyak tapi pecinan diparakan mempunyai daya tarik tersendiri bagi pecinta seni bangunan dan arsitektur. saya pun tak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan bangunan klasik tersebut.



Kelenteng Him Tek Tong
Berdiri sejak th 1840 an, kelenteng sudah mengalami beberapa kali rehab untuk melestarikannya.
Tak hanya sebagai tempat ibadah, kelenteng juga sering mengadakan kegiatan sosial. Tersedia lapangan basket yang terkadang digunakan anak muda sekitar bermain basket maupun sepak bola.


Jembatan Sangkil Kali Galeh
Jembatan gantung Sangkil adalah jembatan yang menghubungkan desa Sanggen di Kecamatan Bulu dan desa Sekrikil Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Disebut Jembatan Sangkil yang merupakan singkatan dari Sanggen-Sekrikil.
Diresmikan pada pertengahan tahun 2017 oleh Presiden Joko Widodo. Sebelum dibangun jembatan masyarakat sekitar memanfaatkan bambu yang difungsikan sebagai penyeberangan pejalan kaki antar desa.



Bukit posong

Pemandangan Gunung dan bukit, lukisan sang pencipta ini terletak kurang lebih 50 km dari kota parakan ke arah wonosobo. Letaknya di kaki Gunung Sindoro, Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Tiketnya sangat terjangkau sekitar Rp 4.000,-
Objek wisata ini buka dari pukul 04.00 hingga 17.00 WIB. Dari gapura depan menuju Bukit memakan waktu sekitar 30 menit perjalan motor. Selengkapnya disini

Embung kledung
Danau buatan yang terletak di Desa Kledung, kecamatan Kledung  tak jauh dari Bukit Posong . Beberapa traveler mengatakan keindahan danau ini  mirip dengan danau gunung fuji di Jepang . Saat cuaca cerah  Kita bisa menikmati pemandangan danau dan pegunungan. Berswafoto maupun foto-foto dengan latar belakang Gunung Sumbing maupun Sindoro yang mempesona.Disini



Kolam renang Simpleng – Gondosuli
Objek wisata , kolam renang ini baru diresmikan pertengahan 2019 lalu.Terdiri dari kolam renang anak dan kolam renang dewasa. Dibanderol dengan harga Rp.8000 (sudah termasuk air mineral) tarif dewasa dan anak sama. uniknya air kolamini berasal dari mata air sekitar.
Nantinya Kolam tenant ini Akan dibangun Wahana permainan air, untuk menarik wisatawan sekitar.




Tiga hari berlalu cepat, dirasa tak cukup melepas penat rutinitas rumah tangga. Apalagi  udara yang sejuk sepanjang hari bikin betah, serasa pasang pendingin  udara sekecamatan non-stop alias 24 Jam menyala. Musim lebaran nanti kita Akan kembali lagi ke Parakan.

Nah sekarang sudah tidak rooming lagi tho kalau ada yang ngobrol tentang Parakan.

Salam J

#kotaparakan
#Tourtemanggung
#parakankita
#Bukitposong
#wonosobo





You May Also Like

1 comments

  1. Seru banget ini, aku belum pernah, baca blog kamu keinginan ku jadi menggebu gebu neh pinginnnnn

    ReplyDelete